Monday, October 20, 2008

10 Langkah Instalasi Windows menggunakan USB

Sumber : www.detikinet.com
Penulis : Eko Ramaditya Adikara


Dalam dunia teknologi sekarang semua bisa dilakukan asalkan mau mempraktekkannya. Dalam artikel ini menjelaskan bagaimana menginstall windows menggunakan USB pada Laptop. Kebanyakan laptop/ notebook sekarang semakin ringkas dan slim (alias kecil misalkan sudah tidak menggunakan CD Room (RW)/ DVD Room (RW)). Jadi untuk mengatasi maslah ini menggunakan USB sebagai medianya.

Nah, salah satu usaha produsen subnotebook untuk "merampingkan" produknya adalah dengan meniadakan perangkat optical drive, seperti CD-ROM/RW atau DVD-ROM/RW. Komponen yang digunakan untuk mengakses keping CD atau DVD ini memang cukup menyita ruang dan sumber daya.

Sebagai konsekuensinya, pemilik subnotebook tak dapat mengakses CD atau DVD di subnotebook-nya, atau terpaksa membeli external optical drive yang tetap dijalankan via port USB yang tersedia.

Salah satu masalah yang timbul akibat ketidaktersediaan optical drive pada subnotebook adalah kesulitan saat hendak melakukan instalasi aplikasi ataupun sistem operasi. Tak jarang pengguna harus menyalin aplikasi atau sistem operasi yang hendak di-install ke dalam USB flash disk, atau mencolok external optical drive dan melakukan instalasi seperti biasa. Namun, tentu saja hal ini sangat merepotkan, mengingat tak banyak pengguna awam yang mengetahui prosedur instalasi aplikasi atau sistem operasi via flash disk, dan harga sebuah external optical drive yang tidak murah.

Contoh kasus, andaikan kita hendak mengganti sistem operasi Xandros Linux yang terpasang di subnotebook Asus Eee PC dengan Windows XP, maka kita harus menginstal via external optical drive. Mungkin tak terlalu memusingkan bagi Anda yang punya cukup dana untuk membeli sebuah external optical drive, namun bagaimana dengan Anda yang sejak awal ingin berhemat dengan membeli subnotebook?

Nah, lewat artikel ini ingin berbagi tips membuat modul instalasi Windows XP menggunakan media USB flash disk, yang tentunya akan menghemat biaya dan menjadikan pembaca lebih pintar. Modul instalasi ini tak hanya dapat diimplementasikan dalam instalasi ke subnotebook saja, tapi juga dapat diaplikasikan pada komputer mana pun yang sudah memiliki fitur untuk booting via USB.

"Gampang! Tinggal salin file instalasi Windows XP ke flash disk!" Mungkin itu yang terlintas di benak Anda, tapi percayalah bahwa membuat modul instalasi Windows XP tidak semudah itu. Namun jangan khawatir, karena dengan mengikuti langkah-langkah berikut, proses pembuatan modul instalasi Windows XP pun tak terlalu sulit dilakukan

Yang Harus Disiapkan:
1. Sebuah komputer yang dilengkapi optical drive (CD atau DVD) dan port USB yang dapat bekerja dengan baik.
2. Sebuah USB flash disk berkapasitas 1 atau 2 GB.
3. CD instalasi Windows XP.
4. Aplikasi pembuat modul instalasi (USB_PREP8 dan PEtoUSB) yang dapat diunduh cuma-cuma melalui link http://www.sendspace.com/file/7n781n
5. Do'a dan keberanian!

Langkah-langkah Pembuatan:
1. Tancapkan USB flash disk ke salah satu port USB. Ingat-ingat posisi drive-nya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.

2. Saat Anda berada di posisi normal (desktop), masukkan CD instalasi Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara otomatis, batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.

3. Unduh dan ekstrak aplikasi yang penulis berikan. Saran penulis, ekstrak seluruh isinya ke sebuah folder, semisal C:\USB.

4. Selanjutnya, buka folder di mana Anda mengekstrak aplikasi modul pembuat instalasi, kali ini kita ambil contoh C:\USB.

5. Jalankan file bernama "usb_prep8.bat" maka di layar monitor akan tampak jendela Command Prompt berisi macam-macam perintah. Jika sudah muncul tulisan "Press any key to continue," tekan sembarang tombol untuk konfirmasi.

6. Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat USB flash disk Anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda.

7. Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat), maka di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5.

8. Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder pilihan Anda jika Anda telah menyalin file instalasi Windows XP ke folder tertentu.

9. Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk. Kalau flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive lain.

10. Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.

Selesai! Kini flash disk Anda telah siap digunakan untuk instalasi Windows XP! Silahkan melakukan setting pada BIOS subnotebook Anda, dan pilih Removeable Disk (atau apa pun nama lainnya) sebagai media pertama yang dijalankan saat booting.

Mengingat teknik instalasi semacam ini juga tersedia di internet, Anda juga bisa mencarinya via mesin cari (Mbah google). Selamat mencoba...!

Sunday, October 19, 2008

Dial Up Menggunakan Bluetooth...

Misalkan dalam koneksi Dial-Up ini menggunakan kartu XL (he..he..he..he karena menggunakan kartu XL dengan pulsa Rp.0 bisa koneksi ke internet tapi cuma bisa ping doank...)

  1. Jalankan program bluetooth jika sudah jalan maka tampilannya akan seperti dibawah ini.


2. Jika tampilan seperti diatas maka pada gambar Handphone klik kanan kemudia refresh


3. Jika hal diatas telah dilakukan maka akan terlihat pada menu diatas seperti pada tampilan dibawah ini.



Seperti pada tampilan diatas klik menu Bluetooth Dial-Up Networking Service atau pada gambar dibawah ini.


4. Maka tampilan akan seperti dibawah ini.




Keterangan :


--: Untuk yang menggunakan koneksi menggunakan GPRS maka pada username dan password masukkan:


Username : xlgprs

Password : proxl




--: Kalau yang menggunakan koneksi menggunakan 3G maka username dan password dikosongkan.


Jika sudah selesai maka klik tombol Dial. Maka jika koneksi sudah bisa Dial akan terlihat seperti dibawah ini



Berarti koneksi sudah jalan. Untuk mengetes apakah sudah bisa konek internet atau blom. Buka command Promt. Ketik : ping google.com



Selamat Mencoba... :D

Thursday, September 25, 2008

Mau Marah? Tarik Napas Dalam


Sumber : www.kompas.com
Sumber Image : www.stephenmaloy.com



PERNAHKAH kita menyadari diri saat marah, sedih, cemas, gelisah, kecewa, dan saat segala macam perasaan tidak menyenangkan muncul? Kalau pernah, bagaimanakah napas kita saat itu? Tentu, napas kita pendek-pendek dan bahkan bisa tersengal-sengal.

Dan ternyata gejalanya bisa jadi tidak hanya sampai di situ saja. Kita mungkin pernah berkeringat dingin saat merasa takut, sakit perut saat demam panggung, diare saat mau ujian, jantung berdetak cepat saat marah, takut dan sebagainya. Keadaan semacam dalam bahasa psikologi disebut psikosomatis.

Seorang profesor yang juga spesialis kanker dari Institute Rotary Cancer Hospital, New Delhi, India, Vinod Kochupillai menyebutkan, gejala-gejala ini menandakan bahwa pikiran, kondisi emosi seseorang mempengaruhi badan. “Pikiran dan tubuh itu menyatu,” ujar professor yang telah menghasilkan 150 tulisan ilmiah di jurnal nasional dan internasional.

Vinod melanjutkan, ketika kita mulai sadar bahwa kita sedang marah atau mengalami emosi yang tidak menyenangkan, ada baiknya langsung menenangkan diri. Caranya, dengan menarik napas dalam terus menerus.

Dalam meditasi, yoga dan berbagai aliran senam pernapasan diajarkan bagaimana bernapas dalam. Selama berabad-abad, banyak orang suci dan para rishi menyarankan latihan yoga, meditasi, pranayam untuk mencegah atau memperbaiki reaksi kita terhadap stres.

Bernapas itu makanan penting untuk semua makhluk. Secara fisik, manusia bisa hidup tanpa makanan dan minum dalam waktu agak lama, misalnya tiga hari bahkan empat minggu. Namun, bila tanpa oksigen, sehari saja kita bisa mati.

Oksigen (O2) yang kita hirup digunakan untuk membakar makanan yang masuk dalam tubuh supaya menghasilkan energi. Sisa pembakaran berupa karbondioksida (CO2) dikeluarkan lewat paru-paru. Tanpa oksigen, sel-sel tubuh tidak akan berfungsi. Semakin lama tanpa oksigen, semakin rusak sel-sel tubuh. Artinya, tinggal kematian saja.

Pengambilan O2 dan pengeluaran CO2 berlangsung karena adanya otot-otot diafragma (sekat rongga badan), otot-otot rongga dada dan perut yang memungkinkan paru-paru mengembang (menghisap udara) dan mengempis (mengeluarkan udara).

Ketika kita bernapas, udara masuk lewat hidung, tenggorokan, kemudian ke paru-paru. Setelah mencapai alveoli (kantong udara pada paru-paru) oksigen berdifusi atau menyebar melalui membran alveoli kapiler yang sangat tipis yang terdiri dari jaringan membran alveoli dan dinding kapiler pembuluh darah.

Dalam keadaan normal, semua oksigen akan diikat oleh hemoglobin sel darah merah selanjutnya disebarkan ke sel-sel di seluruh tubuh. Sementara itu, sisa hasil pembakaran dari sel yang berupa gas CO2 akan dibawa sel darah merah lewat membran alveoli kapiler ke alveoli. Selanjutnya dikeluarkan ke udara bebas.

Semakin banyak oksigen yang kita hirup secara teratur setiap hari, sel-sel tubuh akan mengalami regenerasi. Sel-sel tidak menjadi lapar akan oksigen dan selalu muda. Menurut Prof. Vinod, bernapas dalam, memungkinkan pasokan oksigen ke otak, sistem saraf dan seluruh tubuh tercukupi. “Akibatnya kita menjadi tenang, bahagia, dan merasakan nikmat yang luar biasa. Keadaan ini muncul akibat otak menyemprotkan saripati kenikmatan dalam tubuh karena kedua belah otak berada dalam keseimbangan. Kesenangan emosional ini akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Tubuh menjadi sehat. Sel-sel yang rusak misalnya akibat kanker bisa diperbaiki.,” ujar Kepala Departmen of Medical Oncology All Indian Institute of Medical Sciences, New Delhi ini.

Sebaliknya, ketegangan emosional semisal stres yang berkepanjangan mengakibatkan terjadinya kontraksi otot dada, bahu, punggung, leher, muka, dan diafragma. Akibatnya gerakan otot diafragma menjadi terganggu. Napas pendek dan cepat, bahkan sistem kardiovaskular (pembuluh darah dan jantung) kita juga terganggu. Efeknya, pasokan oksigen ke seluruh tubuh menipis.

Ini artinya irama pernapasan merupakan salah satu petunjuk fisik paling jelas atas keadaan emosional dan mental seseorang. Penurunan oksigen menimbulkan respon “lawan” dari sistem saraf dan ini akan menciptakan sensasi fisik dan rangsangan saraf yang mengganggu aktivitas otak. Ketidakseimbangan otak akan terwujud berbentuk misalnya konsentrasi buruk, panik, gelisah, cemas, tegang.

Dalam keadaan demikian, otak yang diwakili sistem limbic berupa kelenjar pituitary, amygdala, dan hippocampus akan mengeluarkan hormon stres (kortisol, kortikosteroid, katekolamin). Padahal hormon-hormon ini menyebabkan tekanan terhadap sistem kekebalan dan bahkan kekacauan metabolisme tubuh.

Dalam kasus esktrim, keadaan tersebut bisa menyebabkan orang menjadi kecanduan terhadap tembakau, alcohol, juga narkotika karena bahan-bahan di dalamnya mengandung zat penenang.

Bila serangan stres terjadi berulang dan menjadi kronis, dapat menyebabkan perubahan fisiologis yang permanen. Munculah penyakit seperti darah tinggi, diabetes, jantung koroner, asma, gastrointestinal (saluran pencernaan), infeksi, migrain, sakit kepala, dan lain-lain.”Ini karena depresi menekan produksi limposit dan menurunkan fungsi kekebalan,” jelas Vinod.

HDL Meningkat
Maka, Prof. Vinod kemudian menekankan agar kita berhati-hati terhadap emosi negatif yang muncul di dalam diri kita. Menurutnya, kecemasan, sikap bermusuhan, sikap menyerang, perasaan kesepian, amarah akan mempengaruhi kesehatan kita.

Banyak orang di dunia sekarang ini menderita penyakit dan kekacauan mental. Ini akibat kehabisan napas karena pernapasan yang tidak benar, kurang berolahraga, gizi yang buruk, polusi diri (tembakau, obat-obatan, pengawet) dan polusi lingkungan. Sel-sel tubuh akan lapar dengan oksigen sebagai bahan bakar utama.

Berbagai penelitian mengindikasikan bahwa penyakit seperti kanker, jantung, paru-paru dan AIDS dapat diperbaiki melalui pemberian oksigen yang sesuai kepada sel-sel. “Yah, paling tidak kualitas hidup penderita diperbaiki dan hidupnya diperlama,” ujar Prof. Vinod.

Dalam sebuah penelitian di beberapa institusi semisal di All Indian Institute of Medical Sciences, India, Prof. Vinod mencobakan sebuah teknik pernapasan yang dikembangkan oleh tokoh spritual India, Sri Sri Ravi Shankar bernama Sudharsan Kriya dan Pranayam (Sk-P).

Dari 21 individu sehat berusia 35-50 tahun yang melakukan metode SK-P selama 70 menit ditemukan penurunan kadar cortisol darah (hormon stress). Sebelum melakukan teknik SKP ditemukan kadar kortisol darah pada para individu itu antara 169- 375. Setelah latihan, kadar kortisol menjadi 83- 223.

Penelitian lain berlangsung dengan mengikutsertakan 10 orang polisi yang sedang menjalani penggojlokan. Selama sebulan pelatihan, stress tinggi ditunjukan dengan kadar laktat darah para polisi mencapai angka sekitar 0,64 mmoles/L. Ini karena mereka tidak menggunakan teknik SK-P. Setelah sebulan kemudian melakukan SK-P, kadar laktat darah para polisi menurun menjadi 0,55 mmoles/L.

Dalam penelitian lain lagi yang dilakukan di Bangalore Medical College, Vinod sekali lagi membuktikan keampuhan bernapas model ini. Selama tujuh hari, seseorang diminta melakukan teknik SK-P. Akibatnya, terjadi penurunan kolesterol serum totalnya. Dari mulai 118,32 mg% menjadi 91,75mg%. Sementara kolesterol HDLnya meningkat dari 43,17 mg5 menjadi 46,55 mg%. Kemudian latihan ditingkatkan menjadi 45 hari. Hasilnya, koletesrol total menurun lagi menjadi 74,72 mg% dan HDL meningkat menjadi 51,51 mg%.

Otak Berjalan
Sebenarnya, sudah sejak lama, berbagai penelitian ilmiah menegaskan bahwa antara tubuh dan pikiran saling berkaitan. Sehingga muncul ilmu yang disebut Psychoneuroimmunology (Psycho artinya mental, neuro artinya system saraf, dan immunology artinya system kekebalan tubuh) atau Mind-Body Medicine.

Dr. Candace Pert, mantan Ketua Bidang Kimia Otak pada Institut Nasional Kesehatan Jiwa, Universitas California, Amerika Serikat, menyebutkan, sel-sel saraf dalam otak kita bekerja karena rangsangan peristiwa fisik atau psikologis. Misalnya, ketika kita mendapat serangan beruang atau menerima kritik tajam, neuropeptide yang berada dalam sel-sel tubuh segera menyampaikan laporan melalui reseptornya di sumsum lanjutan (medulla oblongata) ke otak.

Dengan kelenjar pineal sensitif yang dipunyainya, otak dengan segera memerintahkan penyemprotan hormon tertentu supaya tubuh aman, misalnya endorfin disemprot supaya rasa sakit bisa ditahan. Begitu seterusnya

Contoh lain, saat seseorang mendapat kabar gembira atau sedang dalam keadaan bernapas dalam, sebuah sel saraf menyemprotkan opiate peptides atau saripati kenikmatan. Efek yang dialami dalam sel saraf di seluruh system secara bersamaan adalah rasa nikmat.

“Jadi dalam tubuh kita sendiri sebenarnya sudah terdapat pabrik obat yang mampu memproduksi obat-oatan yang mengatur suasana hati dan jenis obat psikoaktif,” ujar Candace.

Candace menyatakan, para ahli biokimia telah menemukan hampir 100 penyampai pesan biokimia ini membentuk sebuah jaringan informasi dalam tubuh atau pikiran dengan menghubungkan pikiran, emosi, dan sistem kekebalan.

Otak, kelenjar dan system kekebalan tubuh dihubungkan oleh jaringan informasi neuropeptide dan reseptor yang luar biasa. “Dalam hal ini, kita bisa menyebut neuropeptide dan reseptor itu sebagai otak yang dapat berjalan,” ujar Prof. Vinod menegaskan.

Karena itu, membuat otak selalu seimbang adalah hal penting buat kita. Menjaga agar otak selalu terasup oksigen secara cukup bahkan penuh adalah langkah menjaga agar kedua belah otak menjadi seimbang sehingga fungsinya berjalan optimal.

Richard Leviton, dalam bukunya Brain Builders menyebutkan bahwa orang yang mengalami gelombang otak alpha (7-14 Hz) melaporkan bahwa perasaannya nikmat, rileks, kesadaran meningkat dan emosi stabil. Dalam keadaan seperti ini otak akan sanggup membuat tubuh tetap dalam kondisi sehat karena produksi hormon kekebalan tubuh lancar dan tidak terganggu metabolisme.

Lain halnya bila otak sudah kehabisan tenaga dan bahan bakar (oksigen) akibat pernapasan pendek dan tersendat terus menerus. Gangguan ini menyebabkan kekacauan di otak. Akibatnya produksi hormon-hormon kekebalan yang melindungi tubuh juga kacau dan tersendat. Kita bahkan dapat mengubah keadaan gelombang otak ini sesuai keinginan dengan melakukan teknik semacam meditasi.

Kekuatan Ikhlas yang Menyembuhkan

Sumber : www.kompas.com

KEKUATAN jiwa adalah sebuah potensi yang tidak tampak tetapi efeknya luar biasa. Dengan menggunakan kekuatan jiwa, beragam penyakit mulai dari yang ringan hingga berat sebenarnya dapat disembuhkan.

Seperti diungkapkan praktisi dan pengajar penyembuhan holistik, Reza Gunawan, pada dasarnya setiap manusia bisa menyembuhkan dirinya sendiri, tapi tidak semua orang tahu caranya. Salah satu kunci kekuatan jiwa yang dapat menyembuhkan penyakit adalah perasaan ikhlas. Menurut Reza, rasa ikhlas secara sederhana dapat diartikan dengan perasaan berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Ikhlas adalah sesuatu yang mungkin hanya dapat digambarkan dengan perasaan seperti ini. Apapun kenyataan hidup, sudah tidak lagi berbenturan dengan keinginan dan hasrat karena kita sudah bisa menerima dengan apa adanya," ungkap Reza di sela-sela kampanye 'Mizone Jadi 100% Kamu' di Jakarta, Selasa (24/6) kemarin.

Ikhlas, terang Reza, dapat menyembuhkan dengan cara menyelaraskan tubuh dan pikiran, selain juga menetralisir pikiran dan perasaan supaya tidak terpendam dan menumpuk dalam hati. Ikhlas merupakan bagian dari konsep sehat secara holistik yakni keselerasan dan keseimbangan antara tiga unsur yakni tubuh (body), pikiran (mind) dan jiwa (mood).

"Kalau badan kita sudah muncul keluhan seperti sakit-sakit, itu berarti timbunan dalam pikiran dan jiwa sudah terlalu banyak. Dengan hati yang ikhlas, gelombang dan detak jantung menjadi lebih selaras atau harmonis. Jantung itu pemimpinnya tubuh karena dengan jantung yang selaras maka otak berfungsi maksimal. Kalau jantung atau perasaan kita korslet, otak tidak akan bisa berfungnsi maksimal. Jadi, dengan ikhlas jelas akan membuat tubuh menjadi lebih sehat," paparnya.

Untuk mencapai dan mewujudkan perasaan ikhlas dalam hati, Reza menyatakan setiap orang tentu memiliki kemampuan berbeda. Untuk itulah, Reza menyarankan untuk membiasakan diri berlatih secara bertahap dan rutin.

"Ada tiga langkah yang dapat dilakukan untuk melatih diri supaya ikhlas, yang pertama Sering-seringlah berhenti dan bernafas untuk mengistirahatkan pikiran, ingat bahwa sesuatu tidak ada yang kekal dan belajar untuk menerima atau mengikhlaskan diri dari tahap yang paling mudah," tandasnya.

Tiga Tips Melatih Ikhlas

1. Sering-seringlah berhenti dan bernafas (rileks) untuk mengistirahatkan pikiran. Manusia seringkali sulit mencapai keikhlasan karena pikirannya jalan terus. Dengan latihan ini, kita juga akan bebas dari ketegangan.

2. Selalu ingat bahwa segala sesuatu selalu akan berubah. Seseorang susah ikhlas karena menilai segalanya bersifat kekal, padahal apa yang tidak kita dapatkan sementara ini pada suatu hari nanti akan berubah. "Tidak ada yang kekal atau tetap, mungkin situasinya yang berubah atau keinginan kita yang berubah. Jadi apa yang kita sukai atau pun kita tak sukai tentu akan berubah," terang Reza..

3. Start di titik yang paling mudah. Belajarlah untuk mulai menerima hal-hal yang ringan atau gampang dulu. Untuk bisa merasa ikhlas memang tidak mudah dan terpulang kepada pribadi masing-masing. Tetapi mulailah untuk menerima kenyataan yang paling ringan dulu. Dengan begitu, otot ikhlas kita akan terlatih.

Reza mencontohkannya dengan sebuah kasus ketika Anda marah karena tak bisa menerima bos di kantor yang tak berlaku adil. Kalau Anda tidak bisa memaafkan orangnya, cobalah untuk memaafkan atau mengikhlaskan dulu perilakunya. Bila ini masih sulit, mulailah untuk mengikhlaskan perasaan kita bahwa kita sedang marah.

"Kalaupun memang tidak bisa juga ikhlas dengan perasaan kita sendiri, minimal ikhlaskan dulu bahwa kita memang belum bisa ikhlas. Jadi, pada tahap paling ringan itulah yang dapat menjadi pintu paling gampang menuju gerbang keikhlasan," pungkasnya.

Sold Goods

Followers

Bleach Anime Download

The Free Online is Good for You

@Naruto Episode

 

KOMPAS.com - Kesehatan

My Job Matches @ JobStreet.com

Yahoo! News: Software News

Copyright © 2009 Fresh Themes Gallery | NdyTeeN. All Rights Reserved. Powered by Blogger and Distributed by Blogtemplate4u .